Bagaimana cara mengajarkan nilai toleransi kepada anak-anak? Pada zaman yang modern ini, banyak orang tua yang mungkin kesulitan menanamkan nilai toleransi pada anaknya. Padahal toleransi harus ditanamkan sejak dini.

Salah satu pendekatan yang paling ampuh untuk mensiasati hal tersebut adalah lewat permainan. Tetapi, tidak semua game memiliki dampak positif bagi penggunanya. Berikut ini tiga permainan seru yang mengandung nilai toleransi.

Senggal Senggol Gang Damai

Tujuan permainan ini adalah untuk membuat penduduk Gang Damai nyaman tinggal di lingkungannya. Namun, seperti kehidupan bermasyarakat lainnya, setiap interaksi dapat menimbulkan pengaruh yang baik maupun yang buruk. Misalnya saja, membuang sampah di selokan, mengadakan syukuran, memelihara binatang yang suaranya berisik, dan lain-lain.

Pemain harus berusaha menyelesaikan masalah tersebut. Jika lebih dari lima penduduk meninggalkan rumahnya, maka permainan dinyatakan selesai dan semua pemain kalah.

Permainan yang dirancang oleh game designer Erwin Skripsiadi dan Adhit WP ini berjenis board game, sehingga harus dimainkan minimal oleh dua orang atau lebih.

Selain menyelipkan nilai toleransi, Senggal Senggol Gang Damai juga dapat menjadi media belajar anak untuk problem solving dan perdamaian. Cocok untuk dimainkan anak-anak hingga remaja.

Game ini tersedia di berbagai situs e-commerce, seperti Tokopedia dan Bukalapak.

Galaxy Obscurio

Permainan ini juga berjenis board game. Walau berjudul bahasa Inggris, permainan ini hadir dalam bahasa Indonesia dan mengandung unsur toleransi dan perdamaian.

Galaxy Obscurio terdiri dari enam planet. Setiap planet berlomba menjadi planet yang paling sejahtera. Planet yang paling sejahtera pada tahun itu akan mendapat hadiah dari sang penguasa galaksi. Di setiap planet mempunyai seorang pemimpin yang menentukan sumber kesejahteraan dan kebahagiaan planet tersebut.

Namun, itu semua berubah ketika Asteroid Visqo datang membawa virus yang bisa menyerang spesies-spesies alien tersebut.

Dalam game ini, pemain belajar bahwa kadang untuk menjaga perdamaian, kita harus membiarkan orang lain menang. Pemain juga terpaksa melihat kondisi pemain lain, jika tidak, virus dapat menyebar ke seluruh galaksi. Sehingga, toleransi antar pemain terasa.

Permainan yang dikeluarkan oleh organisasi perdamaian Peace Generation ini mengajarkan rela berkorban, kerja sama, toleransi, dan perdamaian. Cocok untuk anak-anak hingga remaja.

Keterangan lebih lanjut mengenai game ini dapat dilihat di peace-generation.org.

Devtheism

Berbeda dari dua game sebelumnya, Devtheism adalah salah satu game RPG (Role-playing Game). Sebuah game komputer buatan Mohammad Fahmi yang berasal dari Indonesia.

Dalam game ini pemain diceritakan hidup dalam negara yang disebut United Regions of Altmecia. Ia hidup sebagai minoritas dan selalu diejek teman-temannya hanya karena berbeda kepercayaan.

Perancang game ingin menekankan cerita-cerita tentang dunia yang intoleran, dengan harapan mampu membuat dunia yang lebih toleran. Pemain akan lebih banyak membaca cerita, dibandingkan dengan interaksi dengan pemain lain.

Permainan ini mengajarkan cara menghargai perbedaan, serta toleransi dalam beragama. Cocok untuk dimainkan anak-anak dan remaja. Game ini dapat dimainkan di PC dan tersedia di platform Steam.