“Siapa tokoh perempuan Indonesia yang kamu kagumi?” Untuk menjawab pertanyaan ini mungkin mudah saja. Sederet nama perempuan “perkasa” Indonesia bisa menjadi jawabannya.

Namun apakah Ni Wayan Gedong termasuk salah satu di dalamnya? Jawabannya mungkin tidak. Padahal kiprahnya sebagai penjaga keragaman di Tanah Air sudah tidak diragukan.

Ni Wayan Gedong merupakan perempuan kelahiran Bali yang konsisten menjaga keberagaman. Ibu Gedong, demikian ia kerap disapa, merupakan satu dari segelintir perempuan pada masanya yang sudah mendapatkan kebebasan untuk mengenyam pendidikan hingga keluar tanah kelahirannya.

Artikel lain: Para Pemuda Perawat Keragaman.

Bersikap kritis, banyak kawan

Ibu Gedong juga sudah mempelopori persamaan akses pilihan kepada perempuan dengan memberikan contoh dalam profesi dan bidang yang ia tekuni. Ibu Gedong sangat peduli dengan isu pendidikan, pernah menjadi anggota DPR, dan pernah menjadi utusan MPR.

Lewat pergaulan, pengalaman, dan pelajaran yang ia dapatkan, Ibu Gedong merawat keragaman. Meski beragama Hindu, namun ia tidak anti dalam mempelajari keyakinan lain.

Ibu Gedong bahkan pernah memperlihatkan pemandangan yang tidak biasa. Ketika melakukan doa malam bersama, ia membaca mantra, bersenandung kidung Kristen, melantunkan shalawat, dan mengucapkan berbagai kearifan hidup dari berbagai macam agama seperti Buddha dan Konghucu.

Justru dalam ketaatannya sebagai  seorang Hindu, Ibu Gedong mampu merangkul teman-teman dari keyakinan yang lain. Dalam pertemanannya dengan tokoh-tokoh nasional, Ibu Gedong turut menunjukkan sikapnya yang membela keberagaman. Ibu Gedong tak ragu melontarkan kritiknya terhadap Soekarno.

Ia juga berteman baik dengan KH Abdurrahman Wahid dan tokoh keragaman Indonesia lain seperti YB Mangunwijaya. Konsistensi Ibu Gedong inilah yang membuatnya masuk dalam daftar tokoh keragaman dari Indonesia.

Ibu Gedong wafat pada 2002. Dari beliau kita bisa belajar bahwa konsistensi dalam merawat keberagaman diperlukan, keyakinan perlu dicerminkan dalam tindakan-tindakan baik, keterbukaan, serta perjuangan.

Ibu Gedong juga menunjukan bahwa sebagai perempuan, ia pun bertanggungjawab dalam menjaga keragaman dan perdamaian di Indonesia baik di dalam mau pun di luar sistem pemerintahan. Ibu Gedong keren, ya!