Di tengah maraknya konflik yang terjadi belakangan ini, masyarakat sering kali melupakan hal yang terpenting, yaitu bagaimana konflik dapat diredam dan dicegah.

Tiap komponen masyarakat pada dasarnya bertanggungjawab untuk memelihara perdamaian. Perempuan adalah salah satu bagian terpenting masyarakat dalam memelihara perdamaian.

Hal ini dibuktikan dengan hasil riset Wahid Foundation yang meneliti tentang toleransi umat Muslim di Indonesia. Riset ini menunjukan bahwa perempuan Muslim Indonesia merupakan kelompok yang toleran.

Sebanyak 80,8% total responden perempuan Muslim Indonesia yang menyatakan bahwa dirinya tidak bersedia bersikap radikal. Yang lebih penting lagi, sebanyak 80,7% dari total responden perempuan Muslim Indonesia mendukung kebebasan memeluk agama dan beribadah bagi masyarakat Indonesia.

Namun, menurut Yenny Wahid selaku Direktur Wahid Institut mengatakan bahwa peran perempuan dalam memelihara atau memperjuangkan perdamaian sering diabaikan. Ditambah lagi, perempuan Indonesia juga masih memperjuangkan keadilan gender di tengah masyarakat.

Meski demikian, survei tersebut telah menjadi pijakan kuat bahwa perempuan mampu menjadi inisiator serta penggerak perdamaian. Terdapat beberapa contoh aksi yang telah dilakukan untuk memelihara perdamaian.

Membuka ruang diskusi

Perempuan dapat memulai dengan membuka ruang pertukaran ide bagi orang-orang dari berbagai latar belakang. Pertukaran ide tidak melulu harus melibatkan orang dalam jumlah besar. Ruang diskusi dapat dibentuk mulai dari obrolan-obrolan tidak formal bersama teman-teman atau keluarga.

Memberikan contoh sikap toleran.

Pepatah berkata bahwa contoh akan lebih mudah ditiru daripada kata-kata saja. Memberikan contoh sikap toleran merupakan salah satu kekuatan bagi perempuan. Mulai dari menghargai waktu ibadah keyakinan lain, menghormati budaya orang lain, hingga berkolaborasi tanpa membedakan identitas teman-teman sekerja adalah hal-hal yang bisa dilakukan untuk mempromosikan toleransi.

Membuat konten-konten positif di media sosial.

Teknologi zaman now makin mendorong preferensi masyarakat untuk menggunakan media sosial kian tinggi. Hal ini bisa menjadi peluang untuk mempromosikan perdamaian lewat konten-konten kreatif yang diunggah melalui media sosial.

Berkolaborasi dalam aksi perdamaian

Sikap toleran adalah sikap yang memungkinkan munculnya gerakan-gerakan kreatif karena toleransi menjadi bahan bakar yang kuat untuk kerja sama. Bergerak bersama akan memberikan dampak sekaligus contoh bagi masyarakat bahwa hidup damai berdampingan itu bisa dilakukan mulai dari sekarang.

Masih banyak contoh-contoh aktivitas yang bisa mempromosikan perdamaian. Aktivitas perdamaian bisa dilakukan oleh siapa pun, terlepas dari gender atau pun latar belakang individu tersebut. Ayo mulai aksi damaimu hari ini!

Baca juga:
SabangMerauke: Toleransi Harus Dialami dan Dirasakan
Tradisi Nusantara Penuh Toleransi yang Masih Terpelihara